METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

KPK : Miskinkan Lima Napi Korupsi

1 min read

Jubir KPK Febry Diansyah

Metama, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan upaya pihaknya telah memiskinkan lima terpidana kasus korupsi.

Pada bulan  Agustus 2018, Unit Labuksi (Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi) KPK telah melakukan eksekusi dan menyetorkan ke kas negara terhadap sejumlah hukuman uang pengganti, rampasan dan denda berdasarkan putusan pengadilan dari sejumlah kasus.  “Jumlah total yang disetorkan ke negara sekitar Rp 11,5 M dan 450 ribu dollar AS dan 63 ribu dollar Singapura,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Rabu (5/9).

Menurut Febri, cara ini merupakan bagian dari memaksimalkan asset recovery dalam penanganan kasus korupsi. dengan disetorkannya uang pengganti dan rampasan tersebut ke kas negara, diharapkan menjadi pesan bahwa uang yang pernah dicuri oleh para pelaku korupsi harus kembali pada negara dan digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Adapun mereka yang dimiskinkan adalah  terpidana Antonius Tonny Budiono terdiri dari uang di bank Bukopin senilai Rp 2.164.855.420,82 dan uang di Bank Mandiri senilai Rp 7.813.786.089,75.

Sehingga total penyelamatan keuangan negara dari barang uang rampasan terpidana Antonius Tonny Budiono sebesar Rp 9.978.641.510,57, Kedua,  terpidana Sudiwardono Rp 556.453.000 dan 63 ribu dollar Singapura.

Ketiga penyetoran uang pengganti terpidana Anang Sugiana Sudihardjo sebagai pembayaran bertahap sebesar Rp500.000.000. Kemudian keempat adalah terpidana Sugiarto yang  telah menyelesaikan kewajibannnya membayar lunas uang pengganti sebesar Rp460.000.000 dan 450 ribu dollar AS. Terakhir adalah tepidana Donny Witono yang telah membayar denda sebesar Rp 50.000.000. (Fer)

Baca Juga :  KPK Imbau Pemerintah Pusat Dan Daerah "Transparansi Anggaran"

Berlangganan