METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Tim BNN : Temukan Keripik “Diduga” Mengandung Narkoba

1 min read

Metama,Jakarta : Ditemukannya makanan berupa kripik jamur yang telah beredar dimasyarakat mengandung zat  narkoba, dalam rilisnya Irjen Pol Arman mengatakan.

kasus keripik jamur ini untuk sampel telah diterima dan diperiksa di Lab BNN pada akhir Oktober 2017 dengan tersangka Eddy Haryono alias Cyan, yang sudah divonis 7 tahun 2 bulan, keripik jamur yang  mengandung  zat narkoba beberapa waktu lalu.

Hal ini diungkap  oleh Deputi Pemberantasan  BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam rilisnya diterima media, pada Rabu (5/9/2018). Selain itu, BNN mengamankan TKP Bandung dengan 1 tersangka dan pemeriksaan menggunakan GCMS setelah dilakukan ekstraksi kandungan jamurnya.

Petugas BNN menemukan kandungan zat Psilosin, terdaftar dalam Gol I No 46. Zat Psilosin merupakan Halusinogen, yang dapat membahayakan pengguna. “ misalnya merasa jadi superman, terjun dari jendela hotel,  atau  efek terendah adalah pusing kepala).

Zat Psilosin terdapat secara alami dalam jamur tersebut. Jamur yang dimaksud adalah kotoran sapi, kotoran-kotoran binatang atau jamur liar di lapangan, di balik rumput, dan lainnya,” jelas Arman.

Arman menambahkan,  keripik tersebut mengandung zat tergolong narkotika sebagaimana diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, maka pelaku yang menguasai, menyimpan, pemilik dan pengedar dapat dikenakan Pasal 112,114 dan 124 UU Narkotika. (Yoh)

Baca Juga :  Panglima TNI : Rotasi 56 Pati TNI

Berlangganan