METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Kemhan : Waspadai Ancaman Tahun Politik 2019

2 min read

Metama, Jakarta : Suhu politik menjelang Pilpres 2019 diperkirakan akan memanas, Dirjen Potensi Pertahanan  Kementerian  Pertahanan Bondan Tiara Sofyan mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk mewaspadai ancaman yang terjadi pada tahun politik 2019

Ia mengatakan ada potensi ancaman tahun depan, yakni terbelahnya masyarakat menjelang dan pasca pemilihan presiden (pilpres). Saat ini, lanjut dia, masyarakat sudah terpolarisasi atau terbagi  dua kelompok sebagai pendukung dua bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni Joko Widodo / Ma’ruf  Amin  dan Prabowo Subianto/Sandiaga Uno. Dengan adanya terpolarisasi ini, menurut dia, sangat rawan ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kita harus waspada jangan sampai itu ditunggangi,” kata Bondan di Jakarta, Rabu (13/9).

Deputi V bidang Politik, Hukum, Keamanan, dan Hak Asasi Manusia Kantor Staf Presiden Republik  Indonesia Jaleswari Pramodhawardani menilai kemajuan teknologi informasi membuat media sosial sudah  melebihi kemampuan dari media massa. Menurut dia, kekuatan media sosial pun sudah dijadikan rujukan masyarakat dalam mencari informasi, baik itu informasi  hoaks  atapun informasi yang benar. “ Dengan kondisi seperti itu, kekuatan media social  menjadi ancaman multidimensional,” katanya.

Jaleswari mengatakan bahwa ancaman kini tidak hanya invasi militer, tetapi juga ancaman melalui ekonomi, sosial, hukum, budaya, dan lain-lain. “Tidak berwujud di satu sektor saja, tetapi sudah multidimensional,” katanya.

Karena itu, menghadapi fenomena itu, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci penentu bagi suatu negara dalam turut  serta  mempertahankan  kedaulatan negara di semua aspek kehidupannya, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. “Sumber daya manusia tersebut, tidak hanya memiliki kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran bela negara,” katanya.

Bela negara adalah sebuah nilai kesadaran yang diaktualisasikan melalui sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 guna menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. (Fer)

Baca Juga :  Jaksa Agung RI : Sitaan Aset Jiwasraya Sudah Rp 13,1 Triliun

 

Berlangganan