Berlangganan

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Polda Metrojaya : Amankan Pelaku Peluru Nyasar di DPR RI

2 min read

Metama,Jakarta : Polda Metrojaya menetapkan dua orang tersangka sebagai pelaku penembakan peluru nyasar di gedung DPR RI senayan.Pelaku  penembakan diketahui  bukanlah anggota Perbakin, Tersangka berinisial  I dan R ini  belum menjadi anggota perbakin,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10). Menurut Nico, IAW dan RMY merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dari kementrian perhubungan (Kemenhub). Mereka berlatih menembak di lapangan tembak Senayan bukan pertama kali. Hanya saja, sambung Nico, peristiwa tembakan yang menyasar di lantai 13 dan 16 gedung DPR RI tersebut adalah kali pertama bagi keduanya. Sebelumnya, mereka berlatih seperti biasa dan tidak pernah bermasalah. Pada hari kejadian, tambah Nico, keduanya berlatih menggunakan senjata Glock 17 yang sudah dimodifikasi tersebut. Namun, yang melakukan penembakan dan terkejut sehingga arah peluru menuju gedung DPR adalah tersangka IAW. ” Dua-duanya mencoba namun saat kejadian itu I yang melakukan penembakan, karena kaget adanya alat ini yang dimodif,” ujar Nico.Beruntung, kasus peluru  nyasar tersebut tidak memakan korban. Proyektil bersarang pada dinding di gedung DPR RI di lantai 13 dan 16. Hasil pemeriksaan labfor, memang ada kecocokan sidik jari antara peluru yang ditembakkan oleh Glock 17 dari lapangan tembak dengan proyektil yang menembus dinding gedung tersebut. Labfor menguji kecocokan sidik jari proyektil tersebut hingga 16 jam. Pihak kepolisian juga menutup sementara  Lapangan  Tembak Senayan. “Saya sudah koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk dihentikan sementara sambil nanti kita benahi SOP dan kita tingkatkan pengamanan,” ujar  Kepala  Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto  di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (16/10). (Red/F)