KPK : Geledah Kantor Sinarmas Group Di Sampit Kotawaringin Timur - METROBRATA UTAMA    

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

KPK : Geledah Kantor Sinarmas Group Di Sampit Kotawaringin Timur

2 min read

Metama,Sampit (Kotim) : Pasca tertangkapnya anggota DRPD Kalimantan Tengah dan pihak perusahaan dalam operasi tangkap tangan pada minggu yang lalu,kini KPK kembali menggeledah kantor Sinarmas Grup di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur hampir tujuh jam.

KPK mengamankan beberapa  Tas-tas  diduga berisi berkas-berkas terkait operasi tangkap tangan terhadap sejumlah anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah

Rombongan penyidik KPK tiba di kantor Sinarmas Grup atau kantor PT Binasawit Abadi Pratama sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka menggunakan tujuh unit mobil dan dikawal polisi bersenjata lengkap. Selama penggeledahan berlangsung, polisi dan petugas keamanan menjaga ketat kantor tersebut.

Pagar kantor ditutup dan wartawan hanya diperkenankan mengambil gambar dari luar pagar. Sekitar pukul 19.15 WIB, rombongan penyidik KPK keluar dari kantor Sinarmas Group.

Barang  bukti  dibawa menggunakan lima tas, terdiri dua koper berukuran sedang, satu tas  jinjing dan dua ransel. Tanpa berkomentar terkait penggeledahan, penyidik KPK yang berjumlah sekitar sepuluh orang itu langsung masuk mobil dan meninggalkan kantor  Sinarmas.

Penggeledahan ini merupakan kegiatan lanjutan tim penyidik KPK yang datang ke Kalimantan Tengah. Senin (29/10). KPK telah menggeledah kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dan kantor lainnya di Palangka Raya.

Sementara itu, pihak perusahaan enggan berkomentar. Kepala Perwakilan Sinarmas Group, Qisman Silaen  melalui  petugas  keamanan menyampaikan pesan penolakannya untuk dikonfirmasi terkait masalah tersebut.

Pada Jumat (26/10) lalu, KPK menangkap 14 orang terdiri 8 anggota DPRD Kalteng dan 6 pihak swasta yakni  dari  perusahaan perkebunan kelapa sawit.  Sudah tujuh orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari empat orang anggota DPRD Kalteng dan tiga orang dari pihak perusahaan.

Tersangka yang diduga sebagai pihak penerima berjumlah empat orang yaitu; Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Borak Milton (BM), Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Punding LH Bangkan (PUN), serta dua anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arisavanah (A) dan Edy Rosada (ER).

Baca Juga :  Persidangan Online : Terdakwa Di Rutan Bandung Jalani Sidang Online

Sementara pihak swasta yang diduga sebagai pemberi adalah Direktur PT BAP atau Wakil Direktur Utama PT SMART. Tbk (PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS), CEO PT BAP Wilayah Kalimantan Tengah bagian Utara Willy Agung Adipradhana (WAA), dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaldy (TDS). (Red/F)

Berlangganan