METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Ditreskoba Polda kaltim : Ungkap Narkoba Jenis Sabu Di Samarinda

2 min read

Metama, Samarinda : Ditreskoba Polda Kalimantan Timur berhasil mengungkap rumah produksi Narkoba jenis Sabu dalam bentuk Oplosan. di Samarinda

Peredaran Sabu jenis apapun tak ada yang baik bagi tubuh manusia, Kematian jadi akibat nyata para penggunanya. Apalagi barang haram tersebut di olah dari bahan-bahan yang bukan diperuntukkan sebagai zat yang bisa dikonsumsi manusia.

Produksi narkoba jenis Sabu Oplosan yang diproduksi dari campuran mulai dari alkohol 70 persen, air aki, cuka, soda kue, pemutih pakaian, obat tetes mata, pewarna makanan hingga pupuk almunium nitrat, diduga jadi bahan dasar pembuatan sabu home industri yang ditemukan di Samarinda.

Itu belum termasuk cairan kimia yang penyidik pun belum mengetahui apa jenisnya. ” Saat Tes Narkoba di lapangan, bahan oplosan tersebut positif mengandung sabu. Air ini sudah dites positif sabu,” kata Diresnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Akhmad Shaury sambil menunjuk tabung destilasi yang berisi cairan bening positif memgandung metamfitamin, Selasa (4/12/2018).

“Barang-barang ini mudah didapat,” sambungnya. Bila miras oplosan ada, pengungkapan ini mengindikasikan bahwa sabu pun bisa dibuat demikian.  Bayangkan saja, bagaimana bahayanya bila memang alat produksi rumahan beserta bahan seperti ini bisa menciptakan narkoba.  “Kami sendiri belum mengetahui pasti, bagaimana proses pembuatan bisa jadi sabu. Kalau dilihat beda dengan sabu yang lain, KW bahasanya.

Tapi ini positif mengandung sabu,” ujarnya. Dari sisi penampilan fisik, pihaknya mengakui terdapat perbedaan. Seperti barang bukti sabu yang diamankan penyidik condong seperti pasir, sementara sabu yang biasa diamankan lebih membatu. “Berbeda dengan sabu dari Tawau. Dari fisik lebih berpasir, kalau Malaysia berbatu. Tingkat bahaya ? Saya tak bisa jelaskan itu. Tapi kalau dilihat dari materi sumbernya ini, bisa mungkin kita patut duga berbahaya. Pupuk ini untuk tanaman lho,” selorohnya sambil mengangkat sebungkus pupuk.

Baca Juga :  Pansel MK Sudah Serahkan 3 Nama ke Presiden Jokowi

Menurut Shaury, dengan model alat seperti yang mereka sita, produksi sabu bisa dilakukan di kamar indekos. “Ini yang pertama terungkap di Kaltim. Kita bayangkan kalau tak digagalkan. Seminggu bisa produksi sekilo. Betapa gampangnya barang-barang ini dibeli,” ungkapnya. (Feri DL/Red F)