Bareskrim Polri : Amankan 2 Orang Terkait Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos - METROBRATA UTAMA    

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Bareskrim Polri : Amankan 2 Orang Terkait Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos

2 min read

Metama,Jakarta :  Penyidik Bareskrim Polri mengamankan dua orang dugaan terkait kasus berita bohong (hoaks) adanya tujuh kontainer surat suara dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keduanya berinisial HY dan LS. “Bareskrim bergerak cepat dengan mengamankan dua orang di Bogor, Jawa Barat berinisial HY dan Balikpapan, Kalimantan Timur berinisial LS,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Jumat (4/1).

Pihak Kepolisian memiliki  waktu  1×24  jam  untuk menentukan status hukum keduanya. Hingga saat ini, keduanya masih diperiksa intensif terkait penyebaran hoaks surat suara tersebut. “Belum dilakukan penahanan,” ucapnya.

Kabar adanya tujuh kontainer surat suara dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menghebohkan masyarakat setelah viral di media sosial dan pesan berantai pada Rabu 2 Januari 2018 malam. Polisi bersama KPU, Bawaslu dan stakeholder terkait langsung terjun ke lokasi untuk memastikan kabar tersebut.

Hasilnya, informasi tersebut dipastikan hoaks. Tidak ditemukan kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos di Tanjung Priok sebagaimana info yang beredar. Sejumlah pihak mendesak Polri mengusut tuntas pelaku penyebaran hoaks surat suara tersebut, tak terkecuali KPU.

Peran 2 Orang Diamankan Terkait Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos

Penyidik Bareskrim Polri juga mengamankan dua orang terkait kasus hoaks tujuh kontainer surat suara  dicoblos.  Keduanya, HY dan LS diketahui memiliki peran yang sama dalam kasus yang mendadak viral tersebut.

“HY perannya menerima konten kemudian ikut memviralkan. LS juga sama, menerima konten tidak dicek langsung diviralkan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta, Jumat (4/1/2019). Saat ini, kata Dedi, keduanya masih diperiksa secara intensif di kantor polisi  wilayahnya masing-masing.

Baca Juga :  TNI Bentrok Dengan Separatis KKSB Di Mugi Kabupaten Nduga

HY diamankan di wilayah Bogor, Jawa Barat, sementara LS diamankan di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur.” Polisi memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukumnya,” tuturnya.

Jenderal bintang satu itu mengungkapkan, HY dan LS terindikasi cukup aktif menyebarkan hoaks tujuh kontainer surat suara dicoblos ke media sosial dan grup WhatsApp (WA). Salah satu grup WA yang teridentifikasi bernama ‘Politik Sabana Minang’.

“Dua orang ini yang ter-mapping oleh tim Siber yang aktif memviralkan, baik ke media sosial maupun ke WA grup.  WA grup ini salah satunya juga ada bukti yang diserahkan oleh Ketua KPU,” ucap Dedi.

Dari keterangan dua orang ini, polisi akan mengusut siapa orang di balik rekaman suara yang menyampaikan kabar hoaks tersebut. Polisi juga akan mengusut aktor intelektual atau dalang di balik penyebaran hoaks  surat  suara itu.  Kabar  adanya tujuh kontainer surat suara dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara menghebohkan masyarakat setelah viral di media sosial dan pesan berantai pada Rabu 2 Januari 2018 malam.

Polisi bersama KPU, Bawaslu dan stakeholder terkait langsung terjun ke lokasi untuk memastikan kabar tersebut.Hasilnya, informasi tersebut dipastikan hoaks. Tidak ditemukan kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos di Tanjung Priok sebagaimana info yang beredar.Sejumlah pihak mendesak Polri mengusut  tuntas pelaku penyebaran hoaks surat suara tersebut, tak terkecuali KPU. (Red F/S-lipt6)

Berlangganan