METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Tim Tarsius Polres Bitung “Amankan” Pelaku Di Duga Penganiayaan.

3 min read

Metama Bitung (Sulut) Penganiayaan mengunakan senjata tajam Pada hari sabtu (23/03/19) dini hari sekitar jam 00.00 wita ketiga pelaku lelaki Oral Ortega Mitusala, Putra Wenhenubun, Bustanul Arifin, dengan menggunakan sebuah sepeda motor melintas didepan pangkalan ojek Perum Permata Hijau tiba-tiba pelaku Oral Ortega Mitusala melihat seorang  dipangkalan ojek hendak mau menghadang mereka kemudian pelaku turun dan langsung menendang lelaki yang tidak dikenal tersebut sehingga orang tak dikenal tersebut jatuh kemudian mengambil bangku dan di lemparkan kearah pelaku Oral Ortega Mitusala namun dapat ditangkas oleh pelaku kemudian orang yang berada dipangkalan ojek tersebut serentak berdiri membantu teman mereka yang dipukul oleh pelaku.

Kemudian pelaku sehabis melakukan pemukulan terhadap orang tak dikenal tersebut melarikan diri bersama degan kedua temannya kearah girian dan terus menuju Kel Madidir. Setelah sampai di kel Madidir  ketiga pelaku bertemu dengan teman-temannya yang lain yang diketahui bernama, Riski, Sergio, Sergio, Geraldo, Fernando,Tegar, Ken Gakia, Henoch Tempoh, Fiki Lombone, Erik Maniku,Rivaldi dan ketiga pelaku tersebut menceritakan kepada teman -temannya bilamana mereka dihadang didepan pangkalan ojek perum permata hijau yg terletak di Kel Manembo Nembo Bawah dan tak selang beberapa menit kemudian mereka pergi menuju pangkalan ojek perum permata hijau. dan pada jam 01.00 wita mereka tiba dipangkalan ojek permata hijau dan langsung melakukan penyerangan/membuat keributan degan cara pelaku Rivaldi langsung melepaskan anak panah wayer kearah orang –orang  yang sedang duduk dipangkalan ojek tersebut kemudian diikuti oleh pelaku Geraldo Mangkey juga ikut melepaskan anak panah kearah mereka  yang duduk dipangkalan ojek dan tak lama kemudian  Ortega turun dari sepeda motor sambil mengayunkan samurai yang dipegangnya sehingga samurai tersebut menyayat lengan kiri korban Bobi Luntungan, kemudian korban berlari dan dikejar oleh para pelaku sehingga korban terjatuh kemudian pelaku Ortega melakukan pemukulan dan menendang korban bersamaan dengan itu juga pelaku Busanul Arifin menendang korban sebanyak 1 kali.

Baca Juga :  Manager Legal PT.BAP Menyerahkan Diri Ke KPK

Gregoriyan Riski, juga pelaku  melakukan penganiayaan kepada korban yang bernama Lius,  degan cara menebas sebilah samurai dan mengenai dibelakang dari korban sehingga korban terjatuh dan terbentur dibatu yang ada dilokasi tersebut. Setelah melakukan penyerangan tersebut para pelaku lari dan meninggalkan TKP menuju ke Kel Madidir Ure kec Madidir Kota Bitung. Pada keesokan harinya tanggal 24/3/2019  berdasarkan laporan polisi Laporan Polisi Nomor LP/50/III/2019/Res-Btg/Sek Matuari, tanggal 23 maret 2019 Timsus Polres Bitung langsung turun lapangan dan melakukan pencarian kepada sejumlah pelaku dan  pelaku dapat di ringkus oleh tim Tarsius Polres Bitung di rumah salah satu warga dan di rumah mereka masing masing.  Dan pada saat penangkapan di sita juga barang bukti berupa panah wayer 4 buah berserta alat pelontarnya,2 buah badik dan 2 buah samurai yg di duga di pakai untuk melakukan tindak pidana penganiayaan kepada sejumlah korban.

Kapolres Bitung melalui kasat Reskrim AKP Edi Kusnadi pasal yang di sangkakan kepada pelaku adalah Pasal 170 ayat(1) KUHP dan ayat(2) Ke-1 KUHP Subs pasal 351 ayat(1) KUHP Jo pasal 55 ayat(1)Ke-1 KUHP atau pasal 2 ayat(1) UU Drt No 12 tahun 1951 atau pasal 335 ayat(1)Ke-1 KUHP. kasat reakrim AKP Edi kusnadi juga menghimbau kepada keluarga atau kenalan dari ke 6 tersangka yang saat ini masih buron agar supaya meyerahkan diri sebelum kami melakukan tindakan keras ungkap kasatreskim AKP.Kusnadi (Resa)