METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Satrekrim Polres Kapuas : Tangkap DPO Pencuri Sarang Walet Di Banjarmasin

2 min read

Metama,Kuala Kapuas : Penyelidikan yang dipimpin Kasat Reskrim  Polres Kapuas  (Polda Kalteng) AKP Ahmad Budi  Martono berbuah hasil. Kedua DPO pelaku pencurian sarang  Walet  itu  akhirnya  bisa diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres  Kapuas bersama Polsek Pulau Petak dibantu  Satpolairud  Polresta Banjarmasin yang dipimpin Kanit Gakkum Ipda Slamet Riyadi di Banjarmasin.  Kini kedua pelaku itu telah diamankan di Mapolres Kapuas guna proses lebih lanjut. Kedua pelaku, Usup dan Sopiyan tengah dimintai keterangan oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Ahmad Budi Martono ketika dikonfirmasi, Rabu (3/4/2019) membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan  dua DPO pelaku pencurian dan pemberatan yang beraksi Maret  lalu di wilayah Kecamatan Pulau Petak.”Ya, telah kami amankan di Banjarmasin dan dua pelaku sudah dibawa ke Mapolres Kapuas guna proses lebih lanjut. Dua pelaku tersebut kami amankan di wilayah Banjarmasin, dibantu jajaran Satpolairud Polresta Banjarmasin,” kata Kasat Reskrim mewakili Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro. 


Dua pelaku yang diduga terlibat aksi pencurian sarang walet di Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas, akhirnya dibekuk aparat kepolisian. Keduanya yakni Supiani alias Usup (26) warga Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas dan Sopiyan (32) warga Kecamatan Paminggir Hulu Sungai Utara (HSU). Usup dan Sopiyan ditangkap aparat berwajib saat berada di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan, Banjarmasin, Selasa (2/4/2019) sekitar pukul 13.00 WIB lalu.

Keduanya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 15 Maret 2019 lalu usai melakukan aksi pencurian sarang walet di Handel Tabalien RT 005 Desa Teluk Palinget Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas.

Diketahui, keduanya  sempat  melarikan  diri saat  hendak diamankan pihak kepolisian dari Polsek Kapuas Murung, usai melakukan aksi pencurian bersama rekan mereka Hamlan (27) yang saat itu hanya bisa pasrah diamankan petugas. Mereka bertiga dicegat polisi yang kala itu patroli saat dinihari.Melihat gerak-gerik mencurigakan dari ketiganya yang saat itu berkendara menumpangi satu motor, polisi pun memberhentikannya. Dua melarikan diri, yakni Usup dan Sopiyan, sementara Hamlan hanya bisa pasrah dan mengakui kalau ia dan dua rekannya itu sebelumnya baru saja melakukan pencurian sarang walet di kawasan Pulau Petak.

Baca Juga :  Forkopimda Sulut Canangkan Desa Kanonang Satu Sebagai Kampung Tangguh Nusantara

Saat  itu  pihak  kepolisian juga mengamankan satu plastik berisi setengah kilogram sarang walet yang jika diuangkan hasil curian tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp 6 Juta. Diamankan pula kala itu peralatan untuk menjebol bangunan walet dan peralatan untuk memanen sarang walet.  Dimana  saat  beraksi para pelaku merusak kunci gembok sebanyak dua buah dan selanjutnya melakukan aksi pencurian sarang walet di TKP aksi. Seiring waktu, pihak kepolisian pun terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yanh sempat melarikan diri tersebut. (IRN)