METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Kejari Luncurkan Aplikasi E-Walan Upaya Mempermudah Pemantauan Proyek

2 min read

Metama.com,Balikpapan (Kaltim) : Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan meluncurkan aplikasi E-Walan. aplikasi yang diluncurkan ini adalah Untuk mempermudah pemantauan terhadap pengerjaan proyek yang dilakukan pemerintah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan.

Aplikasi yang diluncurkan bernama aplikasi E-Walan. Nama aplikasi ini singkatan dari pengawalan dan pengamanan. Adapun fungsi dari aplikasi ini, selain mempermudah pengawasan, berfungsi juga menyampaikan informasi terhadap masyarakan dan langsung dapat memberikan tanggapan. 

“Aplikasi ini sudah kami luncurkan beberapa waktu yang lalu. Jadi saat ini masih dalam pembenahan dan juga bagaimana tanggapan dari masyarakat,” ujar Kasi Intel Kejari Balikpapan Oktario Hutapea kepada media pada (14/6). 

Dijelaskannya, salah satu contoh kongkrit dari aplikasi ini, nantinya dapat mempermudah petugas mereka yang tergabung dalam program Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D) yang saat ini tengah berlangsung. “Petugas kami yang tergabung dalam TP4D ‘kan kebanyakan jaksa yang harus mengikuti persidangan.

Kalau langsung ke lapangan terus menerus, bisa terbengkalai pekerjaannya. Jadi guna aplikasi ini untuk mempermudah kinerja demi terwujudnya reformasi birokrasi,” tambahnya. 

Kemudian nantinya, dijelaskannya lagi, setiap pengerjaan proyek pemerintah yang meminta mereka melakukan pengawalan dan pengawasan, dapat berkomunikasi atau melampirkan hasil pengerjaan sesuai dengan nilai kontrak yang ditentukan.

Jadi jika sewaktu-waktu ditemukan kekeliruan dalam pengerjaan proyek, atau tidak sesuai dengan kesepakatan, dapat dilakukan penindakan. 

“Kalau semua dilampirkan dalam aplikasi, tentu masyarakat dapat mengakses. Dan kalau tidak sesuai, boleh memberikan tanggapan nantinya dalam aplikasi agar ditindaklanjuti. Semua ini kami lakukan demi keterbukaan kepada publik dan profesionalisme dalam pekerjaan,” pungkasnya. 

Sementara dari pengamatan media aplikasi yang diluncurkan. Dari puluhan pengerjaan proyek di Balikpapan yang menggandeng TP4D juga Kejari Balikpapan, yang sudah masuk dalam aplikasi yakni dua pengerjaan proyek.

Baca Juga :  Putusan Mahkamah Konstitusi 22 Persen Putusan Tak Dipatuhi

Satu adalah proyek Balai Karangtina senilai Rp 2,3 miliar dan proyek Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan yang bernilai sebanyak Rp 580 miliar.  Selain dari TP4D, terpantau juga aplikasi terkoneksi ke halaman website resmi Kejari Balikpapan.

Dalam situs tesebut, masyarakat dapat mengakses perkembangan atau kinerja dari pihak kejaksaan. Baik itu kinerja pidana umum, lidana khusus, datun, dan juga bagian intel .imbuhnya.

(JS/Maruf)