OTT KPK : Amankan Dua Oknum Jaksa Serta Uang Dolar Singapura - METROBRATA UTAMA    

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

OTT KPK : Amankan Dua Oknum Jaksa Serta Uang Dolar Singapura

3 min read

Metama.com,Jakarta : Dalam Keterangan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif membenarkan, KPK telah mengamankan dua Jaksa Kejati dalam operasi tangkap tangan pada hari Jumat (28/6).  Proses penindakan sudah berlangsung sejak siang.

” Kami konfirmasi, benar KPK telah melakukan serangkaian kegiatan penindakan di Jakarta sejak siang sampai malam ini,” kata Syarif.

Saat ini Tim KPK, telah membawa lima orang ke Gedung KPK, yaitu dua Jaksa, dua Pengacara dan satu pihak swasta yang diduga sebagai pihak berperkara. Mereka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

” Sebelum lima orang ini dibawa ke KPK, kami mendapat informasi dugaan transaksi suap terkait penanganan perkara pidana di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” tutur Syarif, Dalam operasi senyap tersebut, jelas dia, tim mengamankan  barang bukti uang tunai dalam mata uang asing.

“Jadi yang kami amankan dari lokasi, yaitu sekitar 21.000 dolar singapura. Proses perhitungan secara rinci sedang dilakukan,” tutur Syarif.

Syarif mengatakan, sebagaimana diatur di hukum acara pidana, maka KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak  yang diamankan ini. Ia menambahkan, kegiatan KPK hari ini merupakan bagian dari proses penyelidikan dugaan tindak pidana korups.

Dengan begitu, sejumlah tindakan-tindakan yang memungkinkan menurut hukum dapat dilakukan. Menurutnya, kasus ini sedang ditangani KPK. Perihal status hukum dan bagaimana kelanjutan penanganan perkara, akan dibahas dan diputuskan pimpinan KPK melalui mekanisme forum gelar perkara. ” Jadi belum ada penyerahan penanganan perkara.

Tim KPK masih melakukan pemeriksaan malam ini,” tegasnya

Prasetyo membenarkan dua oknum jaksa Kejati DKI terjaring OTT KPK

Secara terpisah Jaksa Agung HM Prasetyo membenarkan dua oknum jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (28/6).

Baca Juga :  BPN : Resmi Laporkan 1.200 Dugaan Kecurangan Pilpres 2019

Prasetyo menegaskan tidak ada kompromi terhadap dua oknum jaksa tersebut jika terbukti melanggar hukum. “Iya benar saya dapat informasinya ada dua jaksa dari Kejati DKI yang tertangkap tangan. Jadi kolaborasi antara KPK dan Kejaksaan OTT ini.

Sementara tentunya ada dua pihak oknum jaksa dan ada juga dari pihak luar,” kata Prasetyo kepada media pada, Jumat (28/6).

Saat ini, kata Prasetyo, sedang dilakukan pemeriksaan terhadap mereka yang diamankan. Prasetyo menegaskan pihaknya tidak akan kompromi terhadap oknum yang melakukan pelanggaran hukum.

“Intinya dari Kejaksaan sendiri prinsipnya tak ada preferensi apapun. Kami insyaalah (dua jaksa) harus dihukum. Bagi Jaksa Agung oknum siapa yang melakukan kejahatan tidak ada kompromi. Tidak akan kejaksaan akan membela atau melarang untuk penanganan,” tegasnya.

Prasetyo melanjutkan, ia akan meminta Jampidsus untuk merundingkan dengan KPK lagi apakah semuanya akan ditangani kejaksaan. “Atau untuk orang luarnya akan ditangani oleh mereka.

Kalau ditangani kejaksaan Kan akan lebih cepat dan mudah. Kalau nantinya KPK menangani orang luarnya silahkan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim penindakan mengamankan salah satu oknum Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta berinisial YP.

Berdasarkan pantauan metama  di Gedung KPK Jakarta, Jumat (28/6) sore, sejumlah kendaraan roda empat yang diduga membawa pihak yang diamankan masuk ke dalam Gedung KPK..

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti siapa saja yang diamankan. Termasuk dugaan kasus yang menjerat oknum berinisial YP itu. Pimpinan hingga Juru Bicara KPK pun belum merespon ihwal OTT ini.

Sesuai hukum acara, KPK diberikan waktu 24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan.

(Red F / S-rep)