Berlangganan

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Jaksa KPK Tuntut Enam Tahun Penjara Bupati Indramayu Nonaktif

1 min read

Metama.com,(Jateng) : Persidangan kasus Korupsi dengan Terdakwa Bupati Indramayu nonaktif, Supendi, dintuntut enam tahun penjara, denda Rp 250 juta subsider enam bulan penjara. Selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 1 miliar subsider satu tahun penjaraserta pencabutan hak dipilih selama tiga tahun. “Kami mohon majelis hakim menyatakan agar para terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Jaksa KPK, Kiki Ahmad Yani, dalam sidang dakwaan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (17/6).

Jaksa mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi dan fakta persidangan, terdakwa Supendi terbukti menerima uang Rp 3,9 miliar secara langsung maupun tidak langsung. Salah satunya dari Carsa (kontraktor dan telah divonis dua tahun). “Karena berdasarkan keterangan saksi dan fakta persidangan, terdakwa terbukti menerima uang Rp 3,9 miliar secara langsung maupun tidak langsung salah satunya dari Carsa,” ujar Jaksa.

Selain Supendi, Jaksa juga menuntut dua terdakwa lainnya dalam perkara yang sama yaitu mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Omarsyah, dan mantan Kabid Jalan, Wempi Triyoso. Dalam sidang yang digelar secara virtual tersebut, terdakwa Omarsyah dituntut enam tahun penjara, denda Rp 250 juta subsider enam bulan, serta harus mengembalikan uang pengganti Rp 9 miliar.

Sedangkan untuk terdakwa Wempi, Jaksa menuntut, lima tahun penjara, denda Rp 250 juta subsider enam bulan, dan mengembalikan uang suap kepada negara sebesar Rp 1,4 miliar. “Untuk terdakwa Wempi, kami memohon Majaleis Hakim menghukum dengan lima tahun penjara, denda Rp 250 juta subsider enam bulan,” kata Jaksa dalam tuntutannya.

(RED F)

Baca Juga :  Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Pengamanan Pemilu 2019