Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Ringkus Komplotan Raja Tega Pasuruan - METROBRATA UTAMA    

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Ringkus Komplotan Raja Tega Pasuruan

2 min read

Metama. com – Surabaya (Jatim) : Komplotan Raja tega asal Pasuruan berhasil di ringkus Team Opsnal Unit III Curanmor Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim .
“Salah satu pelaku dari enam komplotan pelaku pembobolan rumah Muhammad Nawawi (29) merupakan seorang residivis perampokan toko emas di Indramayu yang adalah warga Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan.
Nawawi dan komplotannya berhasil diringkus Team Opsnal Unit III Curanmor ” terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko,saat konferensi pers di Mapolda Jatim Kamis (16/7/2020).

Trunoyudo menambahkan, salah satu dari komplotan pelaku yakni Syaifulloh (30) warga Desa Tamansari, Kecamatan Wonorejo, Pasuruan, sudah diringkus terlebih dulu di Kota Batam kepulauan Riau. Saat ini, kami masih melakukan pengejaran terhadap empat komplotan pelaku lainnya (DPO).

Kejadian ini berawal dari laporan korban ke Kepolisian di tahun 2017 lalu, saat itu komplotan pelaku berjumlah enam orang dengan memakai kaos tangan dan bercadar melakukan aksi pembobolan rumah di Dsn/Ds. Ngumpul Kec. Jogoroto Jombang dengan cara membobol pagar tembok menggunakan linggis dan obeng serta merusak kunci pintu dan gembok pagar rumah.

“Di dalam rumah tersebut komplotan pelaku langsung mengalungi leher korban yaitu Hj. Mudziroh yang sedang menonton telivisi dan H. Suyanto yang sedang istirahat di kamar dengan celurit kemudian menyekap dan melakban bagian mulut serta mata korban. Pelaku juga mengikat tangan dan kaki korban dengan kawat.” Ungkapnya.

Perwira dengan pangkat tiga melati di pundak tersebut menerangkan, komplotan pelaku ini kemudian mengambil barang-barang perhiasan emas milik korban yakni, gelang dengan berat masing-masing 40 dan 20 gram, kalung 20 gram dan tiga cincin masing-masing seberat 5 gram, uang tunai Rp 50 juta, satu unit truck dan motor serta handphone (HP).

Baca Juga :  Pimpin Apel Pagi, Irwasda Polda Sulut Cek Kesiapan Personil yang Terlibat dalam OMP Samrat 2020

Karena mencoba melawan salah seorang pelaku sempat melukai korban, H. Suyanto yang mengalami luka dan tidak sadarkan diri ketika dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan, korban akhirnya meninggal dunia. Nawawi yang bertugas mengancam dan mengikat tangan serta kaki korban,Ia mengungkapkan mendapatkan bagian uang Rp 10 juta dan dibuat untuk makan.

Barang bukti yang berhasil diamankan ,satu unit truck Mitsubishi Canter Nopol : S-9075-UW warna biru polos, sebuah clurit (Sajam) dan handphone (HP) serta kartu identitas pelaku.
Akibat perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP denga ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(Chandra/Metama)

Berlangganan