Keluarga Penumpang Sriwijaya Air Datangi Bandara Supandio - METROBRATA UTAMA    

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Keluarga Penumpang Sriwijaya Air Datangi Bandara Supandio

2 min read

Metama.com,Kalbar : Suasana di Bandara Supadio, Pontanak, Kalimantan Barat, mulai ramai didatangi keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Sriwijaya Air SJY 182 hilang kontak di sekitar Kepulauan Seribu

Sejumlah keluarga korban telah berdatangan ke bandara terbesar di Kalimantan Barat itu. Ada juga tiga keluarga yang sempat datang karena infonya anak bungsu mereka adalah salah satu penumpang di pesawat tersebut. Sebelumnya, telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182.

“Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto di Jakarta, Sabtu (9/1). Novie mengatakan saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). “Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” ujarnya.

Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat Sriwijaya Hilang, Basarnas Kirim Tim ke Pulau Seribu

Humas Basarnas Yusuf Latif menyebut bahwa pesawat Sriwijaya Air jatuh di sekitaran pulau seribu. Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 rute Jakarta-Pontianak terdeteksi melakukan kontak terakhir pada pukul 14.40 WIB. “(Jatuh) di sekitaran pulau seribu,” kata Yusuf Latif di Jakarta, Sabtu (9/1).
Meski demikian, dia masih belum bisa memastikan apakah pesawat tersebut hanya hilang kontak atau jatuh. Dia mengatakan, saat ini tim basarnas tengah menuju lokasi kontak terakhir pesawat tersebut.

Baca Juga :  KPK Periksa Panitera Muda Perdata

“Sementara masih lost contact tapi untuk kepastian ini kan kita masih menduga dulu ya, belum bisa memastikan. Sementara ini tim baru menuju lokasi,” ujarnya.

Kepala Basarnas Banten, Muhammad Zaenal Arifin mengaku tengah dalam perjalanan ke tempat kejadian perkara (TKP). Dia mengatakan, basarna mengerahkan sekitar 24 orang ke lokasi tersebut.
“Basarnas mengerahkan KN Wisnu dan tim Basarnas special grup 24 orang ke tempat kejadian,” katanya

(RED F/S-Rep)