Robohnya Tanggul Penahan Tebing di Kelurahan Malbar diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis - METROBRATA UTAMA    

METROBRATA UTAMA

Media Hukum & Kriminalitas

Robohnya Tanggul Penahan Tebing di Kelurahan Malbar diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

2 min read

Metama.com,Manado (Sulut) : Robohnya Tanggul Penahan Tebing di Kelurahan Malalayang Satu Barat yang mengakibatkan dua orang meningal dunia, diduga karena gagal konstruksi.

Pekerjaan yang bernomor kontrak D.03/PUPR/CK.36.010.01/kont/IX/2020 ini, roboh pada hari sabtu bulan Desember 2020 waktu lalu, bernilai kontrak 399.425.571 dari APBD Kota Manado dengan jangka waktu pekerjaan 90 hari kerja. Menurut Koordinator Investigasi LSM Kibar Frangky Bee mengatakan, hasil pekerjaan Tanggul Penahan Tebing di Malalayang I Barat diduga tidak sesuai dengan konstruksi.

“Saya sebagai LSM Kibar melihat pekerjaan ini tidak sesuai dengan konstruksi yang dilakukan oleh kontraktor tersebut,” ucap Franky Senin (22/2/2020). Lanjut Frangky, dengan adanya kerusakan ini maka terjadi korban jiwa yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

“Kami meminta agar supaya pihak penegak hukum menindak lanjuti pekerjaan yang diduga gagal konstruksi ini, agar supaya sampai ke meja hijau. Karena sesuai dengan investigasi kami jika benar terjadi bencana, akar yang ada di atas tanggul seharusnya ikut longsor. Tetapi akar tersebut masih tertancap kokoh,” ujar Frangky.

Pejabat Pembuat Komitnen (PPK) PU Manado Teddy Kolibu saat diwawancarai mengatakan, pekerjaan tersebut sesuai dengan konstruksi dan sementara diproses di Polresta Manado.”Masalah ini sudah di proses di polresta manado dan sudah pada tahap pemeriksaan,” ucap teddy.

Menurut Teddy, kejadian itu murni karena bencana alam karena tanggul tersebut sudah tidak bisa nenahan air, karena kalau sesuai kekuatan sudah sesuai. Kontraktor CV Multi Perkasa Indoteknik Dudy saat dikonfirmasi melalui Whatsup mengatakan, mengenai ambruknya tanggul tebing di kelurahan malalayang satu barat perusahaan memberikan keterangan konfirmasi atau klarifikasi bahwa perusahaan sudah melaksanakan pekerjaan sesuai dengan dokumen kontrak kerja konstruksi dan amandemen kontrak kerja konstruksi.

Baca Juga :  Irwasda Polda Sulut Buka Rakor Satgas Saber Pungli Provinsi Tahun 2020

“Gambar kerja, spesifikasi teknik dan pekerjaan sudah di buatkan berita acara serah terima pekerjaan pertama. Mengenai konfirmasi teknis pekerjaan dinas pu kota manado yang punya kapasitas untuk memberikan klarifikasi,” singkatnya.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan SIK saat dikonfirmasi melalui via telpon menyampaikan, kejadian tersebut belum ada laporan dari masyarakat.

“Kejadian tersebut harus ada aduan dari masyarakat.karna menilainkualitas tidak dengan kasat mata,” ungkap Kasat Reskrim.

(Hardi)

Tinggalkan Balasan